Ribuan Muslim Rohingya Terdampar di India


foto presstv
Islamedia.co - Ribuan Muslim Rohingya terdampar di kamp-kamp pinggiran New Delhi dan beberapa negara bagian India, dan hidup mengenaskan.

PressTV seperti dikutip Inilahcom melaporkan keluarga-keluarga Muslim Rohingya hidup di tenda-tenda tak layak huni, tanpa toilet, dan sanitasi yang buruk.

"Kami melarikan diri dari Myanmar dan mencapai India untuk menyelamatkan diri dari pembantaian," ujar seorang pengungsi. "Terima kasih Allah."

Namun, menurut pengungsi itu, seluruh Muslim Rohingya hidup dalam kesulitan luar biasa. Mereka tidak memiliki obat-obatan, pakaian, dan dengan sedikit makanan.

"Bahkan kami tidak memiliki toket. Sesuatu yang memalukan," ujar pengungsi di pinggiran New Delhi.

PBB menjuluki Muslim Rohingya sebagai komunitas minoritas paling teraniaya di dunia. Mereka melarikan diri dari aksi pembantaian mayoritas pemeluk Buddha di Myanmar, dan keengganan pemerintah negeri itu mengakui mereka sebagai warga negara.

Mereka memadai Thailand, dan menjadi korban perdagangan manusia. Atau berusaha lari ke Australia, tapi digebah dan terdampar di kamp-kamp pengungsi milik Malaysia dan Indonesia.

"Di sini kami tidak punya apa pun. Tidak ada sekolah," ujar pengungsi lainnya. "Jika ada yang sakit, itu adalah kematian, karena tidak ada rumah sakit."

PBB baru saja mengesahkan resolusi yang memaksa Myanmar mengakui Muslim Rohingya sebagai warga negara. Pemerintah Myanmar mengabaikan resolusi itu, dan mengecam PBB yang menggunakan istilah Muslim Rohingya. [gie/im/inl]