Prancis Geger! Novelis Sebut Presiden Tahun 2022 dari Ikhwanul Muslimin


Novelis Prancis, Michel Houellebecq (foto: OnIslam)
Islamedia.co - Novelis Prancis, Michel Houellebecq kembali merilis novel terbarunya. Namun, di novel barunya ini Houllebecq membuat geger publik Prancis.

Dalam novel terbarunya itu, Houllebecq menyebut partai Islam memenangkan kursi kepresidenan Prancis. Sontak, warga Prancis mencaci-maki karya Houellebecq.

Novel berjudul Submission itu akan dirilis Januari mendatang. Dikisahkan masa depan Prancis di tahun 2022. Saat itu, Prancis masih dipimpin Presiden Francois Hollande.

Di akhir masa jabatan Hollande, ada dua kubu yang bersaing kuat menduduki puncak kekuasaan di Prancis yakni, Front Nasional (kelompok sayap kanan) dan Persaudaraan Muslim (Ikhwanul Muslimin). Di akhir cerita, Persaudaraan Muslim yang berkoalisi dengan kalangan sosialis dan tengah sukses memenangkan pemilihan presiden.

Houellebecq merupakan novelis kontroversial yang produktif. Pada tahun 2002 silam, pengadilan Prancis membebaskannya karena menyebut Islam agama bodoh. Submission sendiri kiasan dari kata bahasa Arab yang berarti tunduk kepada Allah.

"Novel Houellebecq akan memungkinkan kita untuk berdebat subjek baru:. Muslim di Perancis. Luar biasa, saya tidak bisa sabar," tulis Faïza Zeroula, dalam akun twitter pribadinya. Seperti dilansir Local.fr, Rabu (17/12). [rol]



close
Banner iklan disini