Populasi Muslim di Negara Bagian Amerika Serikat Terus Bertambah


Islamedia.co -  Populasi Muslim di Amerika Serikat terus menunjukan kenaikan, salah satunya di kota Tusla negara bagian Oklohoma. Populasi Muslim Tulsa diperkirakan hanya 100 jiwa. Kini, pertumbuhan populasi yang cepat menjadikan Muslim Tulsa menjadi komunitas agama terbesar kedua di Oklahoma.

“Saya menetap di Tulsa setelah mengalami kecelakaan,” kata Raymond Shakir, Muslim AS yang menetap di Tusla lebih dari 40 tahun, seperti dilansir Onislam, Senin (1/12).

Shakir pertama kali tiba di Tulsa, tahun 1970-an. Ia awalnya berencana menengok adiknya yang bekerja di sana. Kemudian, karena kecelakaan, Shakir akhirnya menetap. Di Tulsa, Shakir bekerja sebagai tukang kayu.

Seiring dengan meningkatnya populasi Muslim, kebutuhan akan rumah ibadah tak terhindarkan. “Ada satu titik dimana tidak lagi cukup garasi untuk melaksanakan shalat berjamaah. Kemudian, komunitas Muslim memutuskan untuk membeli rumah dua lantai. Rumah ini digunakan sebagai asrama dan tempat umat Islam di Tulsa bersilaturahim,” ucap Shakir.

“Kami ubah bangunan asli sehingga tanpa lebih besar,”

Selanjutnya, rumah itu tak lagi cukup menampung komunitas Muslim. Umat Islam lalu membeli rumah lagi, di Fourth Street, Birmingham Avenue. Inilah cikal bakal Masjid Al-Salam. Masjid ini mampu menampung 4 ribu Muslim setiap harinya. [republika/islamedia]