Pesan di Balik Peringatan 27 Tahun Hari Jadi Hamas


Islamedia.co -  Selain kesan kuat dan tangguh, Hamas juga cerdas memainkan perasaan rival dan musuhnya. Di Gaza, sebagian besar warganya mendukung apa yang dilakukan Hamas, termasuk dalam perang Asfum Ma'kul 2014. Bahkan ketika roket-roket Hamas menghantam Tel Aviv dan Ben Gorion, Bandara internasional Israel, warga Tepi Barat bersorak gembira. "Tambah lagi serangan mu wahai Hamas," ungkap warga yang menyaksikan dari jauh roket-roket yang berjatuhan di tel aviv.

Pada saat Amaliah Inzal Khalfal Khututh di Hayyit Tufahah, Hamas kembali menampilkan kepiawaiannya. Belasan tentara khusus Israel dari  liwa' Julani jadi korban meninggal dan luka-luka. Satu lagi PR buat Israel, Syaul Aron tertawan oleh Hamas. Dulu saat Gilat Syalit ditawan, dan setelah lima tahun, baru Israel menukarnya dengan 1027 tawanan Palestina. Konon Gilat syalit ini masih sepupu pemilik FB. Hebat. Berarti, Syaul Aron sepertinya juga sebanding dengan Gilat Syalit. Kita tunggu kejutan Hamas berikutnya?

Pada saat Abu Ubaidah, juru bicara Hamas mengumumkan penawanan Syaul Aron, Abu Ubaidah menegaskan kembali janji pejuang yang akan membebaskan para tawanan palestina yang masih mendekam di penjara Israel. Sambil menyebut nomor registrasi Syaul Aron dengan lancar dan dihafal, di sebelah kiri Abu Ubaidah terdapat nama nama roket yang sudah di produksi Hamas sendiri, mulai dari J80, M75, R 150, S 55 dan satu lagi bernama "?". Kita tunggu kejutan Hamas berikutnya?

Selain itu, secara mengejutkan Hamas juga mengirim pasukan khususnya, pasukan katak Hamas yang menyerang wilayah pantai militer Israel. Israel terperangah, Hamas kini memiliki pasukan katak, Hamas menyebutnya dengan Wihdah Dhofadi' Al-Basyariah. Tentu, selain pesawat tanpa awak dengan tiga seri sekaligus,  Pengintai, Penyerang dan Kami kaze. Hebat. Kita tunggu kejutan Hamas berikutnya?

Pasca perang Asfum Ma'kul selama 51 hari dengan korban dari pihak sipil Gaza mencapai 2000 orang lebih yang meninggal dan belasan ribu yang luka-luka, akhirnya Israel menghentikan serangannya dan menyatakan menarik pasukannya dari Gaza. Kesepakan gencatan senjata disepakati, yang katanya menurut berita yang tersebar di media, atas inisiatif Pemerintah Mesir.

Beberapa hari setelah gencatan, secara mengejutkan Mahmud Zahar, salah seorang pemimpin politik Hamas sempat mengatakan, "Kami akan buka bandara dan pelabuhan kami, jika Israel menembaknya maka kami juga akan menembak balik Israel," katanya. Namun ada lagi yang mengejutkan dari Mahmud Zahar, "Perang kita yang akan datang adalah perang Wadul Akhirah." Kita tunggu kejutan Hamas berikutnya?

Beberapa hari lalu, Hamas memperingati hari jadinya yang ke 27 tahun. Hamas menggelar parade Militernya. Lengkap dengan seluruh kesatuan yang dimilikinya, termasuk kesatuannya yang baru, Pasukan Katak Hamas. Yang tidak kalah menarik, sebelum peringatan 27 hari jadinya, Hamas mengeluarkan video aksi penyusupan para pasukan katak yang sebelumnya disembunyikan Israel. Tank Markava Israel diledakkan langsung oleh pejuang Hamas. Ternyata video operasi militer itu didapat dengan cara meng"hack" HP pintar milik militer Israel. Hebat.

Tidak ketinggalan juga yang dipamerkan Hamas, pesawat tanpa awak Made in Hamas di Gaza. Konon di Timur Tengah, baru di Gaza, Palestina yang mampu membuat sendiri pesawat tanpa anaknya. Selain di arak dan disaksikan ribuan orang, Warga Gaza juga dihibur dengan aksi terbang pesawat tanpa awak, Ababil di langit Gaza. Namun, sejumlah prestasi ini membuat geram Israel, "Kita akan rontokan," kata Netanyahu menaggapi, sekaligus juga menggambarkan Israel takut! Hebat.

Pada pidato Abu Ubaidah diperingatan 27 tahun Hamas, jubir Hamas ini menegaskan kembali ucapannya pada pengumuman penawanan Syaul Aron beberapa bulan lalu terkait pertukaran tawan Palestina dengannya. "Kebebasan para tawanan yang masih di penjara Israel hanya menunggu waktu," katanya. Hadir pada peringatan ini para petinggi Hamas termasuk Ismail Haniya yang berdiri di sampingnya.

Apakah sudah ada isyarat lampu hijau untuk masalah tawanan tersebut? Sebelum peringatan ini, Jaringan Berita Quds (15/12) mengangkat berita, keluarga Syaul Aron sedang merapat ke Palang Merah terkait keberadaannya anaknya yang sampai saat ini ditawan Israel, dan tidak hanya itu, ternyata ada nama baru yang ditawan Hamas selain Saul Aron, Guldan (Palinfo 16/12). Hebat.

Masih ada lagi kejutan di peringtan 27 tahun hari jadi Hamas. Masih ingat nama roket Hamas  saat Ubu Ubaidah mengumumkan tawan Israel yang ditangkap Hamas? Namanya "?". Pada peringatan itu, roket dengan nama "?" juga diarak Hamas. Sekilas terlihat Lebih besar dan panjang dari yang lainnya. Hebat.

Dan masih ingat dengan ungkapan Mahmud Zahar? "Perang yang akan datang adalah Perang Wa'dul Akhirah." Ini bukan ungkapan sembarangan, namun secara perlahan mulai ditampilkan. Selain membuat warga Gaza keluar rumah untuk menyaksikan parade militer Hamas, di truk pengangkut Roket "?", bagian belakang jelas tertulis dengan font besar "Wa'dul Akhirah."

Ini pesan penting Hamas. Khusus untuk Benyamin Netanyahu, lebih khusus untuk Israel. Bisa jadi ini tulisan Wa'dul Akhirah sebuah sandi seperti Asfum Ma'kul, Hijaratussijjil, dan Furqon. Dan kalau dilihat dalam Surat Al Isra' Ayat 7: Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam mesjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.

Perhatikan kalimat Wa'dul Akhirah yang diartikan dengan....."dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua"....dan lanjutan ayat ini, tentu sangat mengerikan bagi Israel! Apakah kita akan menyaksikannya?

Wallahu’alam. 

Azhar Suhaimi