Serangan Israel Terhadap “Mavi Marmara” Kejahatan Perang


Islamedia.co -  Lembaga Kemanusiaan Turki (IHH) mengatakan, Jaksa penuntut umum di pengadilan pidana internasional berpendapat bahwa Israel telah melakukan kejahatan perang dengan menyerang kapal Turki “Mavi Marmara” tahun 2010, saat menuju Gaza.

Persoalan ini mengalami perkembangan penting secara hukum, yang mengutuk Israel atas serangannya ke kapal Turki di perairan Mediterania, saat menuju Gaza untuk menyampaikan bantuan kemanusiaan.

Disebutkan bahwa pidana internasional menerima pengaduan yang diajukan para pengacara korban serangan, dan setelah melakukan pemeriksaan, jaksa penuntut umum menyatakan Israel telah melakukan kejahatan perang.

Ketua IHH Bolant Yaldrim akan menggelar pertemuan dengan pihak korban guna mengambil langkah selanjutnya dalam masalah ini di masa mendatang.

Pasukan marinir zionis menyerang kapal relawan Mavi Marmara, yang tengah menuju Gaza pertengahan tahun 2010 lalu, kapal membawa 500 relawan, mayoritasnya dari Turki, saat berada di perairan internasional di laut Mediterania.

Pasukan zionis menggunakan peluru tajam saat menyerang para relawan internasional, yang menewaskan 10 relawan Turki, dan melukai 50 lainnya.

Pemerintah Turki menuntut ganti rugi dari Israel sebelum normalisasi hubungan diplomatik, penjajah zionis tunduk pada syarat yang ditetapkan Turki, antara lain meminta maaf secara resmi, dan memberikan ganti kepada keluarga korban. Dan kedepan Turki juga menetapkan syarat pencabutan blokade Gaza, untuk memperbaiki hubungan dengan penjajah zionis. (qm/infopalestina.com)