Melamar Akhwat Dengan Mengaplikasikan Ilmu Marketing


Islamedia.co -   Kru Islamedia mendapat kiriman yang unik dari sebuah grup whatsapp. Karena lumayan inspiratif terutama bagi jomblowan, kru Islamedia meminta izin untuk mempublish di web. Tentang belajar istilah-istilah marketing melalui ilustrasi perjuangan seorang jomblo mengajak nikah seorang akhwat cantik di sebuah pengajian. Yuk, jomblowan mulai belajar, biar bisa segera diterapkan!

1. Ada akhwat cantik nan shalihah di sebuah pengajian. Kamu berani mendatanginya dan langsung bilang, "Ana orang shalih. Nikah sama ana, yuk!" Itu namanya Direct Marketing.

2. Ada akhwat cantik di sebuah pengajian. Salah satu temanmu menghampirinya. Sambil menunjuk ke arah kamu, temanmu itu berkata, "Dia orang shalih, nikah sama dia, ya!" Itu namanya Advertising.

3. Ada akhwat cantik di sebuah pengajian. Kamu menghampirinya, lalu minta nomor HP ayahnya. Esok harinya kamu telepon ayahnya dan langsung bilang, "Saya orang shalih. Saya hendak melamar anak bapak!" Itu namanya Telemarketing.

4. Kamu melihat akhwat cantik di sebuah pengajian. Dia menghampiri kamu dan berkata, "Kamu orang shalih kan? Nikah sama saya yuk!" Itu namanya Brand Recognition.

5. Ada akhwat cantik disebuah pengajian. Kamu mendatanginya dan langsung bilang, "Ana orang shaleh. Nikah sama ana yuk!", tapi dia malah melempar kamu. Itu namanya Customer Feedback.

6. Ada akhwat shalihah di sebuah pengajian. Kamu mendatanginya dan langsung bilang, "Ana orang shalih. Nikah sama ana yuk!" Terus dia memperkenalkan kamu ke suaminya. Itu namanya Demand and Supply Gap. *Hahaha

7. Kamu melihat akhwat shalihah di sebuah pengajian. Kamu menghampirinya, tapi belum juga sempat bilang apa-apa, ada ummahat datang dan langsung berkata, "Ikhwan yg mau ta'aruf sudah datang... yuk!" Lalu sang akhwat pergi dengan ummahat tersebut. Itu namanya Losing Market Share.

8. Itu istilah-istilah dalam marketing. Semoga lebih mudah memahaminya.


close
Banner iklan disini