Peggy Melati Sukma : Hijrah, Aku Bukan Yang Dulu Lagi


Islamedia.co -  Manusia dengan fitrahnya selalu mencari kebahagian seperti sebagian selebritas atau publik figur memilih berhijrah. Yang menarik, sebenarnya apa yang mereka dapatkan dalam berhijrah.

Founder Cinta Quran Ustaz Fatih Karim, menuturkan, Kebahagiaan dalam diri manusia itu ketika mereka bisa hidup sesuai dengan perintah Allah. Ketika mereka merasa bahwa mereka sesuai dengan apa yang Allah perintahkan, akan ada kebahagiaan tersendiri.

"Kebahagiaan itu tidak bisa diraih dengan materi. Selain itu, kesadaran bahwa budaya hedonisme dan permisif justru mendatangkan kerusakan, kegelisahan, bahkan kehancuran," kata dia saat berbincang dengan ROL, belum lama ini.
 

Menurutnya, mengapa mereka (selebritas) bisa seperti itu? Karena mereka benar-benar mencari kebahagiaan yang hakiki. Kebahagian lain hanya bersifat semu. "Kita melihat, kebahagiaan tidak semata-mata karena cantik, kehidupan glamor, dan sebagainya. Ternyata, meski ini sudah dimiliki justru jauh dari kebahagiaan. Perceraian, perselingkuhan, bahkan kehancuran rumah tangga yang didapatkan," kata dia.

Mbak Peggy Melati dengan kehidupannya dulu yang seperti itu misalnya, lanjut dia, kemudian sekarang ini dekat dengan Islam dan menemukan kebahagiaan. Sekarang, beliau  banyak mengisi pengajian. Bukan sekadar memahamkan dirinya dengan Islam, melainkan juga memahamkan umat dengan Islam dengan jadwal yang begitu padatnya.

"Begitupun, Mbak Yulia Rahman, semangat hijrahnya luar biasa. Mbak Dewi sandra yang memilih hijrah dari dunia lamanya, kini justru Allah beri kesempatan banyak jalan untuk mengedukasi, menginspirasi umat," kata dia.

Kedua, selain mereka bahagia, mereka juga merasa ada ruang yang kosong dalam diri mereka ketika tanpa Allah jauh dari Allah Kemudian ketika mereka dekat dengan Allah dan orang-orang saleh, mereka ikut dengan orang-orang saleh. Itu kebahagiaan sendiri yang tidak bisa dibayar dengan uang.[rol/islamedia/munawir]