Parlemen Israel Upayakan Pencaplokan Penuh atas Kompleks Al-Quds Palestina


Islamedia.co -  Hari ini, Senin (27/10), parlemen Zionis “Knesset” mengadakan sidang khusus untuk mendiskusikan usulan penarikan kedaulatan Yordania secara penuh atas masjid al Aqsha.
 
Sedianya sidang dihadiri oleh menteri keamanan dalam negeri dan utusan departemen kehakiman, jaksa agung, walikota al Quds, lembaga warisan bukit kuil, organisasai Eir Amim, otoritas arkeologi serta utusan dari anggota organisasi-organisasi kuil yang mereka klaim.

Sementara itu Direktur Umum Wakaf al Quds dan Urusan Masjid al Aqsha, Syaikh Azzam al Khatib, mengatakan bahwa pembicaraan soal sidang Knesset atau diskusi seputar situasi masjid al Aqsha sama sekali tidak bisa diterima. Dia menegaskan bahwa kedaulatan Islam atas masjid al Aqsha sesuai dengan supervisi dan rekomendasi Yordania. Masjid al Aqsha adalah masjid Islam bagi seluruh kaum muslimin di dunia.

Dia menambahkan, “Orang-orang berakal di Zionis harus meninjau kembali. Karena al Aqsha adalah masalah sensitif. Setiap pembicaraan atau rencana atau gangguan padanya bisa mengobarkan seluruh kawasan.”

Belakangan ini penyerbuan secara berulang-ulang ke area masjid al Aqsha meningkat secara signifikan dari para pemukim pendatang Zionis di bawah penjagaan pasukan penjajah Zionis dalam upaya untuk menerapkan pembagian waktu dan tempat atas masjid al Aqsha dan penerapan kedaulatan Zionis secara penuh atasnya. [infopalestina/islamedia/YL]



close
Banner iklan disini