Lembaga Survei Israel: Pasca Perang Gaza, Hamas Makin Populer


Islamedia.co - Sebuah survei yang dilakukan oleh Jerusalem Media and Communication Center (JMCC), menunjukkan bahwa perang terakhir yang dilancarkan Zionis-Israel ke Jalur Gaza telah merealisasikan kepentingan rakyat Palestina dan menaikan dukungan terhadap perjuang bersenjata dan gerakan hamas, sekaligus memperkecil dukungan terhadap perundingan dan gerakan Fatah.
 
Lebih dari 53,4% menilai perang Gaza telah merealisasikan kepentingan rakyat Palestina. Sementara itu hanya 21,8% yang menilai perang telah menghancurkan kepentingan rakyat Palestina.
 
Sedang orang-orang yang mendukung aksi militer ke target-target Zionis meningkat, yang sebelum perang hanya 31,5% kini pasca perang bertambah menjadi 42,7%, demikian dikutip PIC dalam laporan terbaru.
 
Perang Gaza juga menaikkan popularitas Gerakan Perlawanan Islam Hamas dan merugikan gerakan Fatah. Tingkat kepercayaan masyarakat kepada gerakan Hamas naik dari 16,8% sebelum perang menjadi 25,7% pasca perang.
 
Dari hasil survei, perang telah mengakibatkan penurunan ringan pada mayoritas pendukung dilanjurkannya perundingan, dari 54,7% sebelum perang menjadi 52,4 pasca perang di bulan Oktober ini.
 
Penurunan juga terjadi pada tingkat kepercayaan kepada gerakan Fatah, dari 41,7% sebelum perang menjadi 35,1% pasca perang.
 
Meskipun Presiden Abbas menjadi diri sebagai tokoh yang paling dipercaya, namun tingkat kepercayaan publik kepadanya menurun dari 25,25 sebelum perang menjadi 23,3% pasca perang. Sementara itu tingkat kepercayaan kepada Ismail Haniyah meningkat dari 13,5% sebelum perang menjadi 17,9% pasca perang.
 
Sebelum ini, hasil survei juga menunjukkan popularitas Hamas main naik di negara-negara Arab. [hidcom/im]