Bantuan Perahu ACT Tiba, Nelayan Gaza Kini Kembali Melaut


Islamedia.co - Lebih dari 45 perahu nelayan Gaza, Palestina hancur akibat 51 hari serangan masif militer Zionis Israel. Laut Gaza, yang merupakan salah satu sumber rezeki para nelayan Palestina, pun sepi dari para nelayan.

Suplai gizi bagi warga Gaza khususnya, dari ikan-ikan segar Laut Gaza, semakin pun menipis.
Padahal, berdasarkan kesepakatan gencatan senjata jangka panjang Israel-Palestina, nelayan Gaza kini bisa melaut sejauh 6 mil dari bibir pantai. Tapi tanpa perahu, bisa apa?


Untuk membantu nelayan Gaza, Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyalurkan bantuan bangsa Indonesia dalam bentuk perahu pencari ikan.

“Untuk tahap awal, ACT sedang mempersiapkan 5 buah perahu nelayan ukuran sedang untuk warga Gaza. Kita berharap semua nelayan bisa mendapatkan perahu baru dengan cepat, walaupun untuk pengadaan perahu ini bukan hal mudah,” ungkap Senior Vice President ACT, Imam Akbari, kepada ACT News, Kamis (11/9/2014).

Menurut relawan lokal mitra ACT yang menjadi penanggungjawab pengerjaan perahu, ACT merupakan yang pertama berinisiatif memberikan bantuan berupa perahu nelayan. Saat ini sejumlah NGO lain melakukan hal serupa terinspirasi dari ACT. 


Relawan lokal tersebut juga menyampaikan rasa terima kasih yang tak terkira kepada rakyat Indonesia yang terus memberikan bantuan kepada rakyat Gaza. Meski antara Palestina dengan Indonesia terpisahkan oleh jarak ribuan km, tapi tidak dengan bersatunya persaudaraan antar kedua bangsa ini.[ACT/Islamedia/YL]