Jadi Yatim, ACT Siap Aqiqahkan Anak-anak Gaza


Islamedia.co - Ribuan korban serangan Israel sejak Ramadhan lalu, tak hanya menambah janda, juga yatim. Banyak anak tak berayah lagi. Jangankan untuk aqiqah, makan saja perlu dukungan saudara-saudaranya di berbagai penjuru dunia. Global Qurban membuka peluang sebagai prolog qurban dengan program "Aqiqah untuk Anak-anak Gaza".

Pernyataan itu dikemukakan Ibnu Khajar, Marketing Global Qurban, Selasa, (26/8/2014).


Lebih jauh, Ibnu mengatakan setiap jiwa yang bertahan di Gaza Palestina, berpotensi syahid mempertahankan Tanah Airnya. "Syahid itu dibalas pahala tertinggi, bahkan ada hadits menyebutkan, seorang syuhada atau orang yang syahid selain dijamin surga, mendapat hak ekslusif dari Allah untuk mengajak 70 orang yang ia sayangi masuk surga. Kalau Anda beraqiqah atas nama anak di Gaza, insyaAllah mereka calon-calon syuhada yang akan ikhlas mengajak orang yang mengaqiqahinya bersama-sama masul surga," urainya.


Tak hanya mengajak masyarakat Indonesia, ACT memelopori dengan mengaqiqahi perdana untuk 100 anak Gaza. "Semoga lembaga ini meraih keberkahan, mendapat doa hebat yang dikabukan Allah karena terlantun dari hati-hati ikhlas penjaga Bumi Al-Aqsha, Palestina," imbuh Ibnu.


Aqiqah untuk Gaza, sarat manfaat. Persaudaraan umat menguat lintasbangsa, spiritualitas tentu kian teguh selain kemanusiaan kita tetap cemerlang karena daging aqiqah dimasak dan disantap para korban penyerangan Israel yang dililit kesulitan pangan akibat blokade yang tak kunjung usai.


“Penerima santapan aqiqah insyaAllah akan mendoakan, keluarga yang diatasnamakan pun akan merasa dipersaudarakan, sekaligus efek globalnya, ikhtiar ini menjadi dakwah bil hal yang menginspirasi dunia.[ACT/Islamedia/YL]