Israel Terkejut Hamas Miliki Teknologi Roket Anti Pesawat


Islamedia.co - Seorang komandan senior di Angkatan Udara Zionis-Israel mengatakan telah bekerja keras guna meredam roket-roket yang telah ditembakkan pejuang Hamas ke Israel.

“Kami bekerja dengan kuat dan keras untuk menghabisi peluncur-peluncur roket perlawanan di Jalur Gaza, bahkan sekiranya muncul dari wilayah berpenduduk,” Saluran TV7 Zionis dikutip Pusat Informasi Palestina (PIC) hari Ahad (24/08/2014).


Komandan senior Zionis ini mengingatkan bahwa Angkatan Udara Zionis telah bekerja selama 48 hari yang lalu dengan segala kekuatan dan sangat keras melawan orang-orang Palestina di Jalur Gaza. Dia menjelaskan, selama masa gencatan dan penghentian serangan militer Zionis telah melakukan pengumpulan informasi intelijen mengenai para pemimpin Hamas dan perlawanan untuk dijadikan target pembunuhan.

Dia mengklaim, berkaitan dengan peluncur-peluncur roket perlawanan di wilayah berpenduduk di Gaza, telah dilarang pada tahun-tahun dan bulan-bulan sebelumnya untuk dijadikan target gempuran. Namun pemerintah Zionis dan militer telah mencabut larangan ini dengan meningkatnya jumlah roket perlawanan yang jatuh dalam skala besar ke wilayah Zionis.

“Tidak mungkin menghentikan serangan roket dan mortir secara total. Bahkan meskipun militer Zionis melakukan operasi militer darat, maka itupun juga tidak aka nada hasilnya,”  tambahnya.

Dia juga menegaskan bahwa pimpinan Angkatan Udara Zionis bahkan telah dikejutkan dengan jumlah roket anti pesawat yang ditembakkan ke pesawat-pesawat tempur Angkatan Udara Zionis. Menurutnya, pesawat-pesawat tempur Zionis terkena serangan lebih dari 10 kali oleh roket-roket anti pesawat yang ditembakkan dari Jalur Gaza.

Sementara itu, Brigade Izzuddin al-Qassam, sayap militer Gerakan Perlawanan Islam Hamas kembali menggempur kota Tel Aviv dengan roket jenis M75, pada Ahad.

Roket-roket al Qassam juga menggempur bandara internasional Zionis Ben Gurion. Sementara itu serangan roket ke pos perlintasan militer Beit Hanun “Erez” mengakibatkan seorang serdadu Zionis tewas dan empat lainnya luka-luka.

Situs berbahasa Ibrani, “Walla” menyebutkan salah satu roket jatuh di parkiran salah satu Kibotz dan mengakibatkan kerusakan pada sejumlah kendaraan di lokasi dan seorang yang ada di lokasi mengalami luka-luka. Sementara itu sebuah roket lain jatuh di dalam sebuah penampungan air di Kibotz tersebut sehingga menimbulkan kerusakan materi.[hidayatullah/im]






close
Banner iklan disini