HAMAS : Kami Siap Hidup Berdampingan dengan Yahudi dengan Syarat Palestina Tidak Dijajah


Islamedia.co - Kepala Biro Politik Hamas, Khalid Misyal menjelaskan bahwa dirinya siap hidup berdampingan dengan yahudi, nasrani, arab, non arab, dengan syarat tidak terjajah.

Dalam wawancaranya dengan Jaringan CBS Amerika, Misyal kembali menekankan kewajiban menghentikan penjajahan Israel di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Misyal menyampaikan keyakinannya bahwa dunia tidak bersikap netral dalam menilai konflik israel-Palestina. Misyal menambahkan: "sangat disesalkan, dunia tidak menuding israel sebagai penjajah dan pelaku kejahatan".

Misyal menjelaskan, sering kali rakyat Palestina mengeluh saat mereka dengan terpaksa mendengarkan pernyataan-pernyataan yang membela dan mendukung perlindungan keamanan bagi bangsa Yahudi, sembari "gagal faham" kenapa pernyataan-pernyataan yang sama tidak pernah ada untuk perlindungan keamanan rakyat Pestina?!"

Ketika menjawab pertanyaan tentang keyakinannya bahwa cara-cara militeristik adalah satu-satunya cara untuk menyelesaikan konfilk israel-Palestina, Misyal mwnjawab: "saya sebagai warga Palestina ingin merdeka dan hidup bebas tanpa penjajahan, karena penjajahan adalah hal terburuk yang ada dalam benak manusia". Misyal menambahkan bahwa dirinya tidak sudi hidup di dalam negeri yang sedang dijajah, dan keputusan terkait pengakuan negara israel ada ditangan Negara Palestina". (islamion/Syaff)