Akhirnya Setelah 3 Pekan, Raja Saudi Bersuara tentang Gaza


Islamedia.co - Tiga pekan sudah serangan penjajah Israel atas Gaza berlangsung, akhirnya membuat Raja Arab Saudi Abdullah bersuara.

Hari Jumat (01/08/2014) lalu, Raja Abdullah mengutuk kebungkaman dunia internasional terhadap gempuran Israel serta menggambarkannya sebagai kejahatan perang dan terorisme oleh negara.

Raja Arab Saudi Abdullah mengkritik sikap diam masyarakat internasional terhadap ofensif Israel di Gaza dengan menyebut Israel telah melakukan “pembantaian massal” dan “kejahatan perang terhadap kemanusiaan”.

“Komunitas (internasional) ini terlihat diam pada apa yang tengah terjadi di seluruh kawasan ini, acuh tak acuh terhadap apa yang sedang terjadi, seolah-olah yang tengah terjadi itu bukan urusannya,” dikuti Reuters.

“Kami melihat darah saudara kita di Palestina tertumpah dalam pembantaian besar, yang tidak mengecualikan siapa pun, dan kejahatan perang terhadap kemanusiaan tanpa sanggahan, kemanusiaan atau moralitas,” kata Abdullah dalam pidato singkat, yang dibacakan atas namanya di televisi negara. [hidayatullah/mh]