KAMMI Gelar Pesantren Ramadhan di Daerah Pesisir


Islamedia.co - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kepulauan Riau mengadakan pesantren Ramadhan yang berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 18 Juli 2014 hingga 20 Juli 2014 di daerah pesisir Desa Numbing Kecamatan Bintan Pesisir Kabupaten Bintan.

Para Mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia Kepulauan Riau tiba di Desa Numbing pukul 11.20 WIB setelah menempuh perjalanan selama lebih kurang satu setengah jam dari pelabuhan Pantai Indah Kijang dengan menggunakan Pompong  milik salah satu warga Desa Numbing.

"Pesantren Ramadhan ini diikuti oleh anak-anak TPQ Al Ihsan Desa Numbing tingkat TK, SD dan SMP yang mereka mendapat beberapa materi dan mentoring. Selain itu kita juga membagikan 50 paket sembako untuk anak yatim dan kaum dhuafa. Serta ceramah ramadhan yang diisi oleh kader KAMMI” Ujar Muhammad Heryandi selaku ketua panitia yang juga merupakan putra daerah setempat.

Kegiatan di desa Numbing ini berawal dari permintaan warga setempat kepada ketua umum Pengurus Wilayah (PW) KAMMI Kepri, Ramli Muasmara saat beliau mengisi tausiah Ramadhan. Desa numbing termasuk daerah yang jarang dijamah masyarakat luar. Oleh karena itu KAMMI Kepulauan Riau, KAMMI Segantang Lada dan KAMMI Gurindam XII memenuhi permintaan warga desa Numbing tersebut. Kegiatan ini disejalankan dengan program Gerakan KAMMI Mengajar (GKM) yang sudah lama dijalankan oleh KAMMI di Kepulauan Riau ini.

“Kegiatan ini merupakan salah satu program dari Gerakan KAMMI Mengajar  (GKM) di desa-desa yang ada di Kepulauan Riau. Sebelumnya telah dilaksanakan beberapa kegiatan di desa Tembeling Kecamatan Teluk Bintan yang merupakan desa binaan KAMMI Kepulauan Riau.” Ungkap Ramli Muasmara yang merupakan Ketua Umum PW KAMMI Kepulauan Riau.

GKM ini merupakan salah satu program unggulan KAMMI Kepulauan Riau  yang bertujuan untuk memberikan pendidikan dan pembinaan bagi siswa maupun orang tua di desa-desa yang motivasi pendidikannya masih rendah dengan cara memberikan pembelajaran kepada anak-anak dengan metode belajar sambil bermain. Kegiatan ini merupakan ajang persiapan bagi para mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) agar setelah lulus dari bangku kuliah kader-kader KAMMI dapat mengaplikasikan dan mengimplementasikan apa yang mereka dapatkan di bangku kuliah dapat direalisasikan di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat. (Andrian/islamedia/ds)



close
Banner iklan disini