Meretas Jejak Assalafus Shalih Dalam Meniti Kejayaan Islam


Islamedia.co - Kondisi umat islam sekarang kerap memunculkan beberapa pertanyaan besar: kenapa umat islam menjadi terbelakang ? kenapa umat islam tidak berdaya dan tidak mampu memimpin dunia, padahal para ulama salaf dulu berhasil menjadi para pemimpin dan pembawa risalah islam?

Baiklah, mari sejenak kita renungkan sebuah hadits yang disampaikan oleh insan paripurna,Nabi Shallaahu’Alaihi wa Sallam  dengan kalimatnya yang santun, mengena dan memotifasi. Beliau bersabda :
“..kemudian akan berlangsung kerajaan sewenang-wenang menurut kelangsungan yang dikekendaki Allah. Lalu Allah mengangkatnya ketika Ia menghendaki. Kemudian akan berlangsung khilafah diatas jalan kenabian.’Lalu beliau diam.” (H.R  Ahmad)
Begitulah, Allah telah menggariskan ketentuan-Nya tentang akan datangnya suatu masa yang penuh dengan kesewenang-wenangan. Namun akan datang pula masa kejayaan islam dimana peran seluruh umat islam pada umumnya dan peran pemuda pada khususnya sangatlah dibutuhkan.
“Masa depan adalah milik islam.” Sungguh, kalimat yang menanamkan semangat iman dan idealis perjuangan di jiwa  kita sebagai umat islam. Untuk menyongsong kejayaan  islam maka dibutuhkan visi  yang besar, tekad yang bulat serta niat ikhlas yang selalu membersamai. Rasulullah SAW dan sahabat r.a sebagai pendahulu yang shalih adalah guru-guru kita dalam memimpin dan membawa berbagai keutamaan dunia dan akhirat.
Meskipun dalam perjuangan menegakkan kemuliaan islam hanya ada segelintir  golongan dan dalam jumlah yang sedikit. Seperti  yang telah dijelaskan  dalam hadits yang diriwayatkan oleh imam Al-Bukhori dan Muslim, Rosulullah SAW bersabda:
Akan tetap ada segolongan kecil dari umatku yang akan bertahan dalam kebenaran ; mereka tidak akan dapat dicelakakan oleh orang yang berusaha mengusik dan mengganggu  mereka, sampai datang Hari Kiamat,dan mereka tetap bertahan dalam kebenaran tersebut.”
Untuk menyongsong kejayaan islam,  umat islam terutama pemuda muslim harus mengetahui dan berusaha mengamalkan karakter assalafus shalih,karakter assalafus shalih yaitu:
1. Tawazun (seimbang) antara Amal dan Ilmu
Ilmu dan amal memegang peran sangat penting  dalam syariat islam. keduanya saling berhubungan dan saling mendukung. itulah yang membedakan umat Nabi Muhammad dengan umat-umat sebelumnya. Kaum Yahudi, mereka dikenal kaya dengan ilmu namun miskin amalnya. Oleh karenanya kaum Yahudi diberi gelar almaghdhuub (dimurkai Allah). Sedangkan Nasrani punya ciri yang sebaliknya, mereka suka beramal, tapi tanpa bekal ilmu. Oleh karenanya, kaum Nasrani diberi sebutan adhdhalliin (orang-orang sesat). Berbeda dari keduanya, assalafus shalih adalah sosok-sosok yang paling seimbang. Baik dalam berilmu maupun beramal. ketika telah mempelajari  Al-qur’an, ayat-ayat  mulia itu tidak berhenti ditenggorokan, namun menembus relung hati. kemudian menjelma dalam amal dan perilaku sehari-hari.
2. Dahsyatnya  Ibadah Mereka
Generasi teladan biasa menunaikan kewajiban syari’at dengan sungguh-sungguh,ikhlas dan sesuai syari’at. Selain itu, untuk sebuah kebaikan di akhirat mereka saling berebut dan mengesampingkan urusan duniawi. orang-orang generasi terbaik itu tidak puas hanya berkutat dengan amal yang wajib. Dalam amalan sunnah,mereka pun tidak menyia-nyiakannya.
3. Pesona Akhlak Mereka

Generasi terpuji memberikan teladan pada generasi selanjutnya tentang bagaimana mulianya akhlak mereka. Assalafus shalih adalah orang-orang yang ketika semakin bertambah ilmu mereka, maka semakin bertambah pula rasa takut mereka kepada Allah. Mereka berhias dengan adab-adab jiwa, seperti menjaga diri, sabar, dermawan, dan tunduk pada kebenaran.  
Kejayaan islam memang sangatlah sulit kita wujudkan di tengah-tengah alam penuh kedholiman saat ini, kenyataan ini masih nan jauh disana. Oleh karenanya, jalan dakwah ini masih sangatlah panjang. Namun dengan bekal iman dan semangat jihad yang kuat serta memulai berkarya meski dari hal-hal yang terkecil, lalu Allah pun  akan membukakan jalan untuk berkarya lebih dan lebih sehingga terciptalah kerja-kerja besar. Maka tidak mustahil kemuliaan islam akan kita raih. Disinilah dicari pemuda Kahfi yang berjuang demi kebenaran hakiki dan semoga pemuda-pemuda itu ada disini !!!

Indah Yuliana