Haniyyah : Intifadhah Fenomena Terbesar dalam Sejarah Kontemporer


Islamedia.co - Wakil Kepala Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Hamas, mantan PM Palestina Ismail Haniyah, menegaskan bahwa intifadhah Palestina merupakan fenomena terbesar yang dikenal sejarah kontemporer.
Haniyah mengatakan bahwa pergerakan pemuda batu di Tepi Barat dan di Hebron mengembalikan diperhitungkannya definisi intifadhah yang sesungguhnya.
Hal tersebut disampaikan Haniyah saat mengunjungi keluarkan anggota al Qassam, Husain Mas’ud, yang gugur saat menyelamatkan sekelompok anggota al Qassam yang gugur akibat longsor terowongan di Gaza. Haniyah menyampaikan salah penghormatan kepada warga Tepi Barat dan Hebron yang keluar dari bawah puing bertahun-tahun untuk mengembalikan proyek perlawnan dan isu persoalan Palestina kembali diperhitungkan.
Haniyah memuji tekad keluarga enam syuhada al Qassam yang gugur akibat longsornya terowongan di timur kampung Syujaiyah di kota Gaza. Dia mengatakan, “Kami datang untuk member support kepada keluarga mereka dan kami temukan spirit yang kuat pada mereka. Ini membuktikan ketulusan dan besarnya afiliasi rakyat kepada perlawanan, dan bahwa di sana ada generasi yang akan menciptakan pembebasan.”
Husain Mas’ud berasal dari Rafah, anggota al Qassam ini gugur saat menunaikan tugas nasional sebagai anggota tim penyelamat dari pasukan pertahanan sipil, yang berusaha menyelamatkan sekelompok anggota al Qassam yang berada di sebuah terowongan perlawanan di timur kota Gaza, yang mengakibatkan lima anggota al Qassam gugur.
Intifadhah Tetap Berlanjut
Tokoh Hamas, Musyir Al-Mishri mengingatkan keras penjajah zionis untuk menghentikan kejahatannya terhadap rakyat Palestina di Tepi Barat, dan para tawanan. Ditegaskannya bahwa bangsa Palestina siap menggelar intifadah menghadapi penjajah zionis.
Dalam keterangan persnya, Ahad (22/6) Al-Mishri menuding penjajah zionis bertanggungjawab penuh atas kejahatan mereka. Mishri menegaskan rakyat Palestina percaya penuh bahwa kejahatan penjajah zionis terbukti gagal mematahkan kehendak rakyat Palestina. Pembunuhan dan serangan hanya menambah perlawanan makin kuat, dan bangsa Palestina mendukung penuh langkah perlawanan.
Kejahatan yang dilancarkan pasukan zionis terhadap Hamas, bukan kali pertama, namun Hamas makin kuat dan kokoh, dan makin semangat melanjutkan perlawanan.[infopalestina/mh]

close
Banner iklan disini