ODOJ hingga Ke Tengah Laut


Islamedia.co - Apa yang anda lakukan saat berlayar di laut lepas? Beragam pilihan tersedia. Mulai dari bermain gadget, bercengkerama hingga tertidur pulas. Namun, ada pemandangan berbeda Sabtu, 3 Mei lalu saat Kapal Zahro menerobos ombak menuju Pulau Tidung, Kepulauan Seribu.


Dua penumpang tampak khusyuk membaca Al-Quran. Dengan punggung bersandar di dinding perahu yang terbuat dari kayu dan di tengah-tengah tumpukan tas, mata kedua penumpang tak pernah lepas dari mushaf kecil. Dari mulutnya terucap lantunan ayat-ayat Allah, seakan berkejaran dengan deru ombak yang terus mengombang-ambingkan kapal.

Menurut informasi, keduanya adalah anggota komunitas One Day One Juz (ODOJ). Para anggota ODOJ berkomitmen membaca al-quran satu juz sehari. Mereka terbagi dalam grup yang setiap grupnya beranggotakan 30 orang.

ODOJ sendiri baru melaksanakan Grand Launching Ahad, 4 Mei kemarin di Masjid Istiqlal yang disiarkan secara langsung oleh TV One dalam acara Damai Indonesiaku. Dalam acara itu. Museum Rekor Indonesia (MURI) memberikan penghargaan karena acara ODOJ diikuti sekitar 40 ribu orang dan secara berjamaah membaca al-quran.

Meski baru 6 bulan, gerakan ini telah mendunia. Dan tak cuma saat di darat para ODOJERS membaca al-quran, tapi juga di tengah laut, seperti yang dilakukan dua penumpang Kapal Zahro. (Wyn)
close
Banner iklan disini