Anggota DPRD Jogja Ini Perjuangkan 100 Milyar untuk Kesehatan


Islamedia.co - Hari ini saya berbahagia. Bahagia bukan karena dapat hadiah, bukan pula karena mendapat uang, namun bahagia karena terlintas sebuah ide mengatasi keresahan yang dirasakan banyak orang. Keresahan yang dirasakan oleh pelanggan maupun pemberi pelayanan di sebuah rumah sakit di Jogjakarta yang sudah lama belum kunjung terselesaikan. 

Awalnya kami berdua berusaha mencarikan kamar untuk opname saudara kami yg sakit jantung yg akan direncanakan dipasang ring. Dokter akan melakukan tindakan tersebut setelah pasien mendapatan kamar di rumah sakit itu. 

A : Mas, ini saya ada kawan sakit jantung, mau dipasang ring, tapi dokternya bilang harus cari kamar dulu, bisa minta tolong Mas? 
B : O iya Pak, mari saya antarkan ke unit admisi. Unit admisi itu bagian yang bertugas mencarikan ruang pasien2 dari poli. 

A : O ya Mas, 
B : Ini Pak, unit admisi. Coba bapak lihat, berapa banyak pasien yg sedang mengantri utk dapat kamar, padahal dalam seharian belum tentu ada pasien pulang, belum lagi ada dari unit lain juga ngantri mau masuk ruang, yaitu dr UGD yg statusnya gawat darurat. Jadi belum tentu daftar antri sekarang besuk langsung dapat tempat. Kadang 1 pekan pun belum tentu dapat, saya pernah mengantrikan pasien dari unit admisi ini, 3 pekan belum dapat, baru dapat tempat setelah 1 bulan. 

A: wah, kalau begini harus ditambah ni ruangannya 
B: betul Pak, tapi masalahnya RSUP dr. Sarjito ini kalau mau diperluas, susah, lahannya nggak ada, kalau RSUP Karyadi itu, tanahnnya luas, jadi bisa diperlebar gedungnya, tp kalau sini, paling bisanya diperluas scr vertial 

A: ya, tdk harus disini kan Mas, kan bisa mbangun di tempat lain, tapi masih bagaian dari Sarjito 
B: oh, ide bagus itu Pak, memang itu diperlukan mengingat rs ini bukan rujukan DIY aja, tapi juga rujukan se jawa tengah selatan, kebumen, banyumas, purwokerto,dll 

A: iya lah, nanti akan saya perjuangkan, ini memang harus mbangun lagi, kayak di RSUD Sleman itu, itu kita perjuangkan, diperluas, anggarannya 100 milyar. 
B: iya Pak, setuju2, semoga usaha Bapak ini bisa terwujud 

A: insya Alloh Mas, ini memang harus mbangun lagi, nanti ini akan jadi prioritas saya... 

Subhanalloh, alhamdulillaah, dalam hati saya senang, ada usaha ke arah sana, dan saya salut dengan Aleg ini, sudah datang sendiri ke Rumah Sakit untuk mengantrikan warga (yg biasanya para aleg cukup titip diuruskan asistennya atau orang lain) masih juga mau memperjuangkan permasalahan yg sulit dipecahkan. 

Dan dalam hati saya berucap, Alhamdulillaah, orang seperti ini lolos kembali menjadi wakil rakyat di DPRD DIY yg sebelumnya menjadi aleg DPRD Kabupaten Sleman, Pak Huda, semoga beliau amanah dan terus akan berjuang mengurai satu demi satu benang masalah yg membelit di jogjakarta ini, amiin 

keterangan : 
A : Anggota DPRD DIY
B : Penulis

Nuri Sleman