Israel Memulai Proyek Yahudisasi Terbesar di Yerusalem


IslamediaIsraeli Institute telah memulai pembangunan proyek ambisius negara zionis  di Yerusalem.  Dimulainya proyek yang disebut sebagai 'Yahudisasi terbesar' ini memunculkan keprihatinan Organisasi Waqaf Masjid Al Aqsa Internasional di luar negeri.

Dilansir dari Maan News, Senin (24/3), Proyek ambisius Israel ini akan dinamakan Antiquities National Complex,  akan dibangun pada lahan seluas lima hektare di wilayah Yerusalem Barat dekat Universitas Ibrani Givat Ram. Organisasi Waqaf Masjid Al Aqsa mengatakan dalam rilisnya, kompleks ini akan berisi perpustakaan barang antik Yahudi,  arsip barang antik dan ilmiah nasional , Kantor departemen otoritas barang antik Israel, dan kantor lain untuk pengarsipan dan penyimpanan barang antik milik Israel.

"Bangunan ini diperkirakan akan menyimpan dua juta artefak sejarah Yahudi, termasuk beberapa naskah yang diperkirakan bagian dari naskah kuno laut mati," kata organisasi tersebut dalam pernyataannya.

Tempat penyimpanan barang antik ini akan mampu menampung lebih dari 150 ribu buku, termasuk 500 buku langka dan gulungan kuno, dan lebih dari 1.000 jurnal bersejarah. Beberapa arsip diantaranya akan mencakup dokumen Mandat Inggris memberikan wilayah Palestina ke komunitas Yahudi sebagai negara, seperti peta dan publikasi yang berkaitan dengan penggalian Inggris di tahun 1900-an.

Koordinator proyek meningkatkan kebutuhan dana pembangunan komplek ini sekitar 100 juta dolar AS untuk merampungkan Antiquities National Complex. Dana ini akan dikumpulkan dari 26 para pengusaha zionis terkaya di Amerika. Selain itu, beberapa dana proyek pembangunan juga berasal dari pemerintah Israel.

Pembangunan kompleks tersebut diharapkan akan selesai pada tahun 2016. Organisasi Waqaf Masjid Al Aqsa mengutuk proyek ini, dan mengatakan proyek ini bertujuan untuk memaksakan klaim Talmud di tanah Palestina. [rol]