Ngulek Cabe




Islamedia - Ada banyak cara merajut cinta, dari mulai ummroh sambil berlibur, pergi keluar kota atau pergi wisata kuliner de el el,…hmmm pokoknya ada 1002 cara deh! Lah bukannya 1001 cara? Lahhhh..emang ada larangan nambahin satu? Wkwkwkwk….ente tambahin 10 ada sejuta juga nggak apa-apa…bebas bro.


Kali ini saya mencoba merajut cinta di hari libur dengan menemani istri memasak, istri membuat sayur asem, goreng ikan asin dan tempe, sementara saya ngulek cabe. Yaahh si joy, masa laki-laki ngulek cabe…heheheh bro n sis jangan salah ngulek cabe kebiasaan gw saat belum nikah, so…enak aja saat istri minta bantuan, matahari(panggilan mesra saya) tolong ulekin cabe ya! Oke siap manis(panggilan mesra untuk istriku).

Bagi sebagian laki boleh jadi ngulek cabe adalah “pekerjaan yg membosankan”…hmmm ga ada yg laen apa? Hari gini ngulek cabe? Gumam lelaki yang di dadanya dipenuhi ego gengsi.

Eh bro n sis, ngulek cabe itu bukan hanya sekedar asal ulek-ulek terus selesai..kalau segitu aja sih setiap orang bisa, nah ulekkan saya beda banget karena ini bagian dari membangun jalan komunikasi dari berbagai cara yang pernah di tempuh…so, semakin banyak cara membangun jalan komunikasi kita dengan istri tercinta insya Allah harmonisasi di kehidupanan keluarga kita kaga garing …ga percaya! Lo olang tanya aja ama toko sebela…heheheheh.

Terus abis ngulek cabe ngapain? Hahahah penasaran ya…?

Gimana sih masa nggak tahu, yaa kalau udah selesai masak tinggal makan bareng lah..

Nah..di sini lah, kita bisa lanjut lagi proses membangun jalan komunikasi. Pernah dengar ungkapan seperti ini kan? “ Kita selesaikan saja di meja makan ”  jika di lihat dari sisi positifnya, maka ungkapan tersebut bisa di jadikan peluang untuk membangun jalan komunikasi dengan pasangan kita. Biasanya dalam suasana santai obrolan kita lebih mengalir. Saat di meja makan tiap permasalahan bisa di bicarakan dan masing-masing pihak siap mendengar serta menghargai opini pasangannya, jangan ragu untuk mengekspresikan dan mendiskusikan hal penting tentang apa saja yang berhubungan dengan kehidupan rumah tangga dan masa depan yang ingin di capai bersama. Membina komunikasi yang terbuka dan saling menghargai adalah syarat terciptanya proses membangun jalan komunikasi yang lancar.

Bro n sis..kalau hanya membaca tulisan ini mah belum kebayang deh nikmatnya, ayo buruan praktektin jangan bengong aja! Hahahah, selamat berlibur dan berbagi ceria dengan istri tercinta…

Untuk istriku…hmm, matahari cinta manis..
By; Joy-kramat jati
close
Banner iklan disini